Alokasi Anggaran Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai
Alokasi dan Contoh Anggaran Nominalnya
Renovasi tidak bisa dihindari bagi para pemilik hunian pribadi. Renovasi kecil hingga renovasi besar bisa dilakukan karena masalah tertentu dan hal yang paling diperhatikan adalah biaya. Tanpa terkecuali biaya renovasi rumah 2 lantai.
Anda yang hendak merenovasi rumah dua lantai bisa melakukan perhitungan kasar, untuk memperkirakan alokasi anggaran yang akan dikeluarkan. Begitu pula dengan listing anggaran biaya untuk renovasi beserta jumlah nominalnya tentulah sangat diperlukan.
Alokasi Anggaran Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai
Tidak ada salahnya untuk mencoba memperkirakan alokasi anggaran biaya yang akan digunakan dalam merenovasi rumah 2 lantai. Ada beberapa hal yang jadi harus jadi perhatian utama saat menjabarkan alokasi anggaran dana. Berikut beberapa di antaranya adalah sebagai berikut ini:
1. Jasa Tukang Bangunan
Hal pertama yang tidak boleh luput dari perhatian yakni pembayaran jasa tukang bangunan. Biasanya alokasi pembayaran jasa tukang bangunan dibuat di akhir, tanpa sadar pentingnya tenaga kerja ini dalam proses pembangunan.
Apalagi pada renovasi rumah dua lantai, Anda harus mengedepankan bayaran tukang agar proses pembangunan berjalan lancar. Terbayang bagaimana kacaunya pembangunan yang molor hanya karena pembayaran yang tersendat.
2. Biaya Material Utama
Tidak kalah penting yakni biaya material utama. Material utama yang terdiri dari pasir, batu bata, semen, kerikil, hingga kerangka beton harus dimasukan dalam alokasi utama renovasi bangunan bertingkat.
Alokasi ini bisa dibagi lagi menjadi material pendukung dan seterusnya. Bila sudah terurai semua, Anda mulai bisa menyentuh alokasi sekunder berupa furniture untuk mengisi ruang renovasi bila memang diperlukan.
3. Biaya Finishing Touch
Selanjutnya pisahkan anggaran alokasi dana untuk melakukan finishing touch. Finishing touch biasanya berupa pengecatan dinding, pengisian ruangan dengan hiasan dinding, atau bisa juga perapian sudut ruang dengan pengisian objek tertentu.
Alokasi untuk finishing touch bisa dilakukan dengan cara memotong seluruh anggaran sebesar 92%, lalu sisanya dapat digunakan untuk alokasi finishing touch. Anda dapat mengganti opsi pengecatan dinding dengan pengaplikasian wallpaper dengan motif tertentu.
4. Biaya Instalasi Listrik
Renovasi terutama renovasi ruang atau membangun ruang baru tidak akan luput dari kebutuhan instalasi listrik. Instalasi listrik merupakan hal penting dalam suatu proses renovasi. Prosesnya dilakukan perbarengan dengan proses renovasi.
Karenanya, biaya instalasi harus dialokasikan terlebih dulu agar tidak terambil dengan kebutuhan lainnya. Lebih jauhnya lagi agar alokasi listrik dapat dimaksimalkan karena memakan biaya yang cukup besar.
5. Biaya Instalasi Air
Begitu pula pada alokasi instalasi air untuk ruangan yang terkena renovasi. Keberadaan sumber air baik untuk keperluan kecil maupun besar, juga harus jadi perhatian utama. Biaya instalasi air memang lebih murah dari listrik.
Namun, jangan sepelekan alokasi instalasi air karena keberadaannya sangatlah penting, bahkan di bagian yang baru saja direnovasi. Jangan sampai Anda kesulitan mendapatkan air hanya karena alokasi yang tersendat.
6. Biaya Lain-Lain
Biaya renovasi rumah 2 lantai tidak mungkin hanya dialokasikan pada 5 hal yang telah disebutkan. Pastilah ada hal lain yang juga membutuhkan kucuran dana. Biaya lain ini termasuk dalam biaya tak terduga.
Besaran alokasinya bisa diatur tergantung pada total pengeluaran keseluruhan. Anda bisa mengambil sekitar 5 hingga 7% dari total anggaran. Perlu diingat dana ini hanya berupa dana cadangan jadi harus ditahan semaksimal mungkin penggunaannya.
Contoh List Anggaran Biaya Renovasi beserta Nominalnya
Perlu rencana yang lebih mendetail? Anda bisa coba untuk lebih realistis dengan membuat list material dan nominalnya. Berikut listing anggaran biaya renovasi beserta nominal yang bisa dijadikan acuan awal:
| No | Alokasi | Nominal |
| 1. | Material berat | Rp 20.000.000,- |
| 2. | Finishing touch | Rp 3.000.000,- |
| 3. | Instalasi listrik | Rp 3.000.000,- |
| 4. | Instalasi air | Rp 7.000.000,- |
| 5. | Furnitur | Rp 7.000.000,- |
| 6. | Jasa tukang | Rp 3.200.000,- |
| 7. | Lain-lain | Rp 7.000.000,- |
| Total | Rp 50.200.000,- | |
Anda bisa mengembangkan alokasi dan rincian anggaran untuk biaya renovasi hunian dua lantai. Bila perlu gunakan jasa perhitungan, agar pengeluaran Anda tepat sasaran. Jangan terlalu tergiur dengan barang diskon, karena hanya akan membuat dompet semakin jebol dan anggaran lain terabaikan.

Post a Comment