Header Ads

test

Hitung Biaya per Meter Sendiri dengan Perkiraan Berikut Ini

 

Hitung Biaya per Meter Sendiri dengan Perkiraan Berikut Ini

Biaya jadi salah satu hal yang tergolong penting dalam melakukan banyak hal, termasuk membangun rumah. Biaya khususnya pada pembangunan rumah bisa ditakar dalam hitungan per meter. Karenanya, banyak pihak yang mencoba mengkalkulasikan biaya bangun rumah per meter.

Perhitungan per meter bisa jadi salah satu metode untuk menentukan berapa total biaya yang harus dikeluarkan, dalam satu kali proses pembangunan secara kasar. Terlebih rincian penghitungan kasar bisa dilakukan sendiri terlebih dulu, atau bisa langsung bertanya pada pihak konstruksi yang sudah ahli.

Perkiraan Biaya per Meter

Menentukan berapa kiranya biaya pembangunan rumah yang dibutuhkan. Lewat perkiraan berdasarkan ukuran luas tanah berikut setidaknya Anda bisa memperkirakan berapa total pengeluaran untuk rumah impian. Berikut biaya bangunan untuk 3 tipe yang paling banyak dibangun di Indonesia:

Hitung Biaya per Meter Sendiri dengan Perkiraan Berikut Ini Hitung Biaya per Meter Sendiri dengan Perkiraan Berikut Ini


1.     Rumah Ukuran 36m²

Mulai dari ukuran yang lumayan kecil, yakni rumah dengan ukuran 36m². Lahan dengan luas yang tidak terlalu signifikan ini banyak diolah oleh pihak developer menjadi hunian minimalis dengan ruang terbatas. Penjualannya pun tetap menunjukan respon yang sangat baik.

Namun tetap saja, hasilnya dapat mencukupi kebutuhan primer kebanyakan orang. Bahkan dengan biaya yang minim bisa mendapatkan hunian pribadi. Lahan terbatas bukan berarti membatasi pemiliknya untuk menciptakan hunian yang nyaman.

Dengan biaya bangun sekitar Rp 2.500.000,- hingga Rp 3.000.000,- per meter, berikut rincian anggarannya:

·         Pondasi rumah = Rp 2.000.000,-

·         Sloof = Rp 2.600.000,-

·         Kolom dasar rumah = Rp 62.000.000,-

·         Dinding dan keramik = Rp 24.000.000,-

·         Plafon = Rp 9.000.000,-

·         Konstruksi atap full set = Rp 17.000.000,-

·         Kusen jendela dan pintu = Rp 6.000.000,-

·         Instalasi air dan listrik = Rp 10.000.000,-

·         Finishing touch = Rp 3.000.000,-

·         Lain-lain = Rp 3.000.000,-

 

Hitung Biaya per Meter Sendiri dengan Perkiraan Berikut Ini Hitung Biaya per Meter Sendiri dengan Perkiraan Berikut Ini

2.     Rumah Ukuran 150m²

Beralih ke rumah dengan ukuran 150m² yang juga banyak dibangun dengan konsep rumah modern kekinian, dengan halaman hijau di pinggir atau di depan rumahnya. Anda bisa memiliki hunian dengan biaya bangun sekitar Rp 3.000.000,-  hingga Rp 3.500.000,- per meternya.

Anggaran dana yang digelontorkan per meter tersebut termasuk dalam rangka atap, namun belum termasuk pretelan furniture. Tidak berbeda jauh dengan kalkulasi rumah dengan ukuran yang lebih kecil, berikut perkiraan rincian anggaran kasarnya:

·                 Pondasi rumah = Rp 2.200.000,-

·                 Sloof = Rp 2.800.000,-

·                 Kolom dasar hunian = Rp 65.000.000,-

·                 Dinding dan keramik = Rp 27.000.000,-

·                 Plafon = Rp 10.000.000,-

·                 Atap = Rp 18.000.000,-

·                 Jendela dan pintu = Rp 8.500.000,-

·                 Cat = Rp 4.000.000,-

·                 Instalasi air = Rp 7.000.000,-

·                 Listrik = Rp 2.000.000,-

·                 Lain-lain = Rp 20.000.000,-

 

Hitung Biaya per Meter Sendiri dengan Perkiraan Berikut Ini Hitung Biaya per Meter Sendiri dengan Perkiraan Berikut Ini

3.     Rumah Ukuran 300m²

Terakhir, bangunan dengan luas tanah 300m² dan banyak dibangun di daerah pinggir kota. Rumah dengan cakupan yang lumayan luas ini, ditaksir memiliki biaya bangun rumah per meter sekitar Rp 4.000.000,- per meternya atau bahkan bisa lebih dan kurang.

Nilai bergantung pada material dan kebutuhan pembangunan oleh si pemilik lahan. Selanjutnya tergantung juga pada sentuhan akhir yang diberikan pada hunian. Serupa dengan rincian alokasi tipe luas bangunan lainnya, berikut rincian anggaran kasar yang bisa digunakan sebagai gambaran:

·         Pondasi rumah = Rp 4.000.000,-

·         Sloof = Rp 3.200.000,-

·         Kolom dasar hunian = Rp 70.000.000,-

·         Dinding dan keramik = Rp 30.000.000,-

·         Plafon = Rp 14.000.000,-

·         Atap = Rp 20.000.000,-

·         Jendela dan pintu = Rp 10.000.000,- (tergantung jumlah ruang)

·         Cat = Rp 5.000.000,-

·         Instalasi air = Rp 9.000.000,-

·         Listrik = Rp 4.000.000,-

·         Lain-lain = Rp 25.000.000,-

Khusus pada bangunan dengan luas tanah 300m² anggaran bisa jadi menyusut. Namun, hal tersebut tergantung pada konsep hunian yang akan dibangun. Di atas merupakan rancangan alokasi bangunan standar dua kamar tidur dengan biaya sekitar Rp 4.000.000,- per meternya.

Sudah terbayang berapa alokasi biaya yang harus disiapkan berdasarkan harga bangun hunian per meter? Buat alokasi yang lebih mendetail untuk alokasi uang yang lebih terstruktur. Jangan ragu untuk survey harga material maupun bayaran jasa tukang bangun, agar alokasi dana tidak melenceng jauh.

 

Tidak ada komentar