Simulasi Biaya Pembangunan Rumah Berkonsep Minimalis
Simulasi Biaya Pembangunan Rumah Berkonsep Minimalis
Membangun rumah impian tidak bisa dilakukan begitu saja. Tentunya perlu perencanaan biaya yang matang, agar pengeluaran nominal selaras dengan apa yang didapat nantinya. Terutama anggaran biaya membangun rumah harus terukur agar dompet tidak jebol.
Simulasi Biaya Pembangunan Rumah Type Kecil
Lahan mungil bisa dimaksimalkan menjadi hunian yang nyaman. Keberadaan beberapa ruang utama juga bisa dihadirkan di dalamnya, seperti dua ruang tidur, dapur, kamar mandi, hingga ruang tamu. Untuk halaman dan garasi tentu masih bisa dibuat.
Untuk melakukan proses tersebut Anda harus bisa mengalokasikan anggaran dengan tepat. Ini bisa membantu memilih mana saja anggaran yang paling penting untuk dikeluarkan terlebih dulu. Sebagai simulasi, berikut gambaran kasar yang bisa dijadikan acuan:
· Biaya tukang bangunan = Rp 100.000,- hingga Rp 150.000,-/hari (bisa di luar makan siang)
· Biaya pembelian lahan kosong = Rp 3.000.000,- per meter di lahan sekitar 60 meter
· Biaya pembelian material berat = Rp 40.000.000,- (termasuk pasir, semen, batu bata, rangka beton, dan rangka atap)
· Instalasi air dan listrik = Rp 10.000.000,-
· Lain lain = Rp 10.000.000,- (termasuk anggaran untuk pembelian cat dan ornamen dalam rumah)
· Total keseluruhan = ± Rp 240.000.000,-
Tips Alokasi Anggaran Membangun Rumah
Penganggaran biaya bisa dilakukan tanpa melibatkan pihak ahli keuangan secara langsung. Ada sedikitnya 5 tips yang bisa dilakukan dalam melakukan perencanaan biaya pembangunan rumah pribadi. Berikut tips yang bisa Anda lakukan sendiri dari proses awal pemilihan lahan:
1. Pilih Lahan dengan Kontur Baik
Tips pertama yakni pilihlah lahan dengan kontur yang baik. Ini berpengaruh pada anggaran yang akan dikeluarkan oleh pihak pembangun. Bayangkan berapa banyak biaya yang harus dianggarkan, bila kontur tanah pada lahan pembangunan harus dibenahi terlebih dulu.
Tidak masalah untuk membeli lahan sedikit jauh dari pusat kota, namun dengan kontur tanah yang baik. Bila kontur tanah baik, maka anggaran bisa langsung dialokasikan untuk membangun pondasi dasar dan langsung memulai pembangunan rumah pribadi.
2. Pilih Konsep Rumah Minimalis
Tips lain yang bisa dicoba yakni pilihlah konsep rumah minimalis. Konsep rumah ini mendukung pembangunan dengan biaya yang sedikit maupun banyak. Rumah minimalis bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan cenderung mudah dianggarkan.
Alasannya karena desainnya yang sederhana dengan furniture di dalamnya yang kurang lebih bisa dimaksimalkan, walaupun hanya sedikit. Semakin minim furniture, maka semakin mudah juga penganggaran biaya pembangunan rumah.
3. List Material dan Furniture Hunian
Bila pun Anda tidak memilih konsep minimalis, Anda bisa mencoba untuk list material dan furniture yang mendukung konsep pribadi. List material walaupun dengan harga yang tidak presisi, bisa membantu mengatur anggaran pengeluaran nantinya.
Begitu pula dengan membuat list furniture di awal bagian pembangunan, untuk membantu mensimulasikan pengeluaran biaya. Untuk langkah awal lakukan list dari material dan furniture yang paling mendasar.
4. Pisahkan Anggaran Biaya untuk Finishing Touch
Selanjutnya Anda bisa memisahkan anggaran biaya untuk membeli material finishing touch. Beberapa di antaranya seperti cat dinding, tanaman hias, atau hiasan dinding untuk mempermanis tampilan hunian Anda.
Pemisahan dilakukan agar alokasi tepat sasaran terlebih barang bisa terbeli. Jangan ragu untuk memburu barang murah, bila ketahanan dan wujudnya masih memungkinkan untuk dibeli. Finishing touch juga penting, jadi ada baiknya untuk dianggarkan sendiri.
5. Buat Anggaran Tak Terduga sebesar 5-10%
Terakhir, buatlah anggaran cadangan atau anggaran tidak terduga sebesar 5 hingga 10% dari besar anggaran keseluruhan. Bila perlu anggaran cadangan ini, bisa disiapkan pada setiap jenis anggaran yang telah dipisahkan.
Perlu diingat bahwa anggaran ini bukan anggaran sisa, melainkan anggaran yang sejak awal disisihkan untuk kebutuhan mendesak. Bila nantinya anggaran tidak terpakai, Anda bisa menggunakannya untuk hal lain yang lebih bermanfaat atau ditabung untuk pembangunan selanjutnya.
Simulasi anggaran setidaknya bisa memberikan sedikit gambaran untuk pembangunan rumah konsep minimalis. Dari ini Anda bisa mengembangkan sendiri atau memasukan kebutuhan lain yang sekiranya termasuk mendesak. Jangan lupa untuk melakukan tips penganggaran di atas agar alokasi lebih terukur.

Post a Comment